Thursday, October 16, 2014

Cara Menginstal Linux

Jika kemarin kita sudah membaca artikel tentang apa itu Sistem Operasi dan Terminal Linux, kali ini saya akan berbagi bagaimana cara instal Linux Ubuntu lengkap agar sistem operasi ini dapat berjalan dengan baik di depan komputer. Memang jika mengistal Ubuntu banyak yang mengalami kesulitan lantaran banyak konfigurasi yang harus dilakukan.
Mengapa harus Linux Ubuntu? Karena Ubuntu adalah salah satu jenis Linux yang saat ini banyak digunakan. Untuk dapat menggunakannya, maka terlebih dahulu harus menginstalnya. 
Langkah-langkah untuk menginstal Linux Ubuntu adalah sebagai berikut:
  1. Masukkan CD Master Linux Ubuntu.
  2. Setelah dibuka, maka jalankan file *.iso dari CD tersebut, sehingga akan muncul tampilan konfirmasi bahasa yang akan digunakan saat proses instalasi. Pilih salah satu bahasa yang tersedia. Tampilannya seperti berikut:
    Pilihan Bahasa saat Instal Ubuntu
  3. Setelah memilih bahasa yang digunakan, maka akan muncul tampilan yang berisi beberapa opsi. Pilih Install Ubuntu untuk memulai proses instalasi. Namun jika ingin memperbaiki Linux yang sudah ada tetapi rusak maka pilih rescue a broken system.
    Opsi Awal Instal Ubuntu
  4. Setelah memilih install Ubuntu, maka akan ditampilkan pilihan bahasa sistem yang akan digunakan pada Ubuntu.
    Memilih Bahasa Sistem Operasi Ubuntu
  5. Kemudian pilih negara tempat kita berada. Karena kita berada di Indonesia, maka pilih other lalu pilih Asia, kemudian pilih Indonesia. Selanjutnya tekan enter.
    Memilih Lokasi User Ubuntu
  6. Setelah itu isikan konfigurasi lokal dengan memilih benua yang nantinya digunakan untuk mengatur zona waktu.
    Mengatur Zona Waktu
  7. Selanjutnya akan ditampilkan perintah untuk mengkonfigurasi keyboard. Klik yes untuk mengkonfigurasi keyboard atau no untuk melanjutkan proses instalasi.
    Mengatur Keyboard
  8. Pilih salah satu tipe keluaran keyboard yang digunakan dalam komputer yang tersedia sesuai jenis komputer yang digunakan lalu tekan enter.
    Memilih Layout Keyboard
  9. Kemudian komputer akan memproses pilihan yang telah dipilih. Setelah itu kita akan diminta untuk mengisikan alamat server, gunanya untuk menentukan alamat server dari Networks OS Linux kita nantinya. Langkah ini boleh dilewati. Pilih continue untuk melanjutkan proses.
    Mengisi Nama Server
  10. Selanjutnya akan muncul tampilan untuk mengisi hostname yaitu nama tunggal sebagai identitas komputer saat terhubung dengan jaringan. Secara default sudah terisi dengan nama Ubuntu, namun kita dapat mengubahnya sesuai keinginan. Jika tidak ingin diubah, maka pilih continue untuk lanjut ke tahap instalasi selanjutnya.
    Memberi Nama pada Host-Name
  11. Langkah selanjutnya adalah memilih daerah yang akan digunakan sebagai patokan waktu yang digunakan. Karena kita memilih Indonesia sebagai lokasi kita, maka akan muncul beberapa zona waktu yang ada di Indonesia. Pilih salah, di sini kami memilih Jakarta (GMT +7) sebagai zona waktu, lalu tekan enter.
    Mengatur Zona Waktu untuk Jam
  12. Selanjutnya akan ditampilkan pilihan untuk proses pembagian harddisk. Agar proses partisi sesuai yang kita harapkan, maka pilih metode partisi manual.
    Mengatur Partisi Harddisk
  13. Untuk memulai proses partisi, maka pilih harddisk, lalu tekan enter.
    Memilih Harddisk yang akan Dipartisi
  14. Kemudian akan muncul pertanyaan untuk membuat partisi baru atau tidak. Pilih yes, maka akan muncul besar memori yang ada pada harddisk (tertulis free space). Tekan enter untuk memulai proses partisi.
    Ruang Kosong Harddisk yang Siap untuk Dipartisi
  15. Setelah menekan enter, maka akan muncul tampilan yang menanyakan tentang penggunaan memori yang ada. Pilih creat a new partition agar dapat menentukan besaran direktori yang nantinya digunakan. Untuk membuat partisi otomatis pilih automatically partition the free space dan pilihan show cylinder/had/sector information untuk menampilkan informasi harddisk yang akan dipartisi.
    Opsi saat Partisi Harddisk
  16. Kemudian akan muncul tampilan yang mana disana kita disuruh untuk menentukan besar memori yang akan digunakan digunakan, apakah semuanya atau sesuai keinginan kita. Ketikkan besar yang akan digunakan, setelah itu pilih continue.
    Menentukan Ukuran Besar Partisi
  17. Tampilan selanjutnya akan menampilkan pilihan tipe dari partisi, apakah Primary (biasanya file system dan file lokal) atau Logical (biasanya untuk file penambahan RAM). Pilih Primary, lalu akan ditampilkan pernyataan untuk memulai proses partisi. Pilih Beginning untuk menggunakan ruang bebas yang awal atau end untuk ruang bebas yang akhir, sehingga akan muncul tampilan seperti berikut, lalu tekan enter. Maka akan muncul pengaturan untuk partisi yang akan dibuat.
    Menetukan Lokasi Partisi Baru
    Menetukan Tipe Partisi Baru
    Detail dari Partisi Baru
    Dari detail partisi di atas kita dapat melihat beberapa pengaturan dari partisi yang baru saja kita buat, yakni seperti use as (harddisk yang dipakai untuk partisi), Mount point (titik lokasi partisi dapat harddisk), mount options (pengaturan titik lokasi partisi), label (penamaan partisi), reserved blocks (penyediaan kapasitas tambahan yang diambil dari blok), typical usage (tipe kegunaan partisi), bootable flag (pedeteksian partisi saat komputer mulai booting), copy data from another partition (menyalin pengaturan partisi yang sudah ada), delete the partition (menghapus partisi yang baru saja dibuat), done setting up the partition (menyelesaikan pengaturan partisi). Jika semua pengaturan sudah tepat, pilih done setting up the partition, lalu tekan enter maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini. Partisi baru akan muncul di bawah nama harddisknya dan ruang kosong yang bisa dibuat drive lagi akan muncul di bawah partisi baru tadi.
    Paritisi Baru telah Dibuat
  18. Disana terdapat memori bebas sebesar sisa (tertera 30 GB) dari memori yang digunakan (tertera 27.7 GB) untuk home seperti yang sudah dilakukan di atas. Lakukan kembali ke proses partisi untuk mempartisi sisa memori yang bebas, namun sisakan memori yang ada untuk swap. Memori ini nanti digunakan saat RAM yang ada sudah penuh, maka memori ini akan menampung sisa dari proses yang ada pada RAM (memori akan berfungsi sebagai RAM cadangan). Berikan nama swap pada partisi dengan menekan enter pada memori yang akan digunakan untuk swap, maka akan muncul tampilan seperti berikut.
    Membuat Memori Swap (RAM Cadangan)
  19. Pilih Enter manually kemudian isikan swap, klik continue maka nama partisi tersebut akan berubah menjadi swap seperti yang terlihat di screenshot berikut ini. Selanjutnya pilih Done setting up the partition.
    Menyelesaikan Pembuatan Memori Swap
  20. Semua memori pada harddisk telah terpartisi, lalu pilih Finish partitioning and write change to disk untuk menyelesaikan pembagian Drive (partisi) di harddisk.
    Menyelesaikan Partisi Harddisk
  21. Tampilan selanjutnya akan menanyakan kepada kita untuk kembali ke proses partisi atau tidak dan menampilkan hasil partisi harddisk. Pilih No, maka akan muncul tampilan seperti gambar dibawah, lalu klik yes, maka komputer akan melakukan instalasi sistem.
    Detail Harddisk yang Sudah Dipartisi
  22. Setelah proses instalasi sistem selesai, maka kita disuruh untuk mengisikan nama lengkap untuk pengguna baru. Setelah selesai mengetikkan nama lengkap lalu klik continue, sehingga muncul tampilan untuk mengisikan nama akun. Ketikkan nama akun lalu klik continue.
    Menentukan Nama Pengguna

    Menentukan Nama Pengguna untuk Akun
  23. Selanjutnya kita disuruh mengisikan password untuk masuk ke OS kita nantinya dan mengisikan kembali password yang sama untuk memastikan password yang dimasukkan sesuai kehendak.
    Menentukan Password User
  24. Selanjutnya akan muncul pertanyaan apakah home directory kita akan dienkripsi atau tidak. Pilih Yes untuk mengamankan direktori atau no untuk lanjut ke pengaturan berikutnya.
    Mengatur Enkripsi Direktori Home
  25. Selanjutnya kita disuruh untuk mengisikan proksi, isikan proksi jika anda menggunakan HTTP Proxy untuk menjelajah di internet. Lewati langkah ini jika kita tidak ingin mengisikan proksi dengan memilih continue.
    Menentukan Proxy
  26. Lalu kita disuruh untuk menginstal GRUB Boot Loader yang fungsinya untuk mengantisipasi perubahan dari master boot record jika booting instalasi gagal dilakukan karena adanya OS selain Linux Ubuntu. GRUB Boot Loader biasanya muncul karena kita menggunakan OS tunggal yakni Linux Ubuntu. GRUB Boot Loader dapat diatur manual setelah selesai instalasi.
    Pilihan untuk Menginstal GRUB Boot Loader
  27. Setelah semua pengaturan selesai dilakukan, maka komputer akan melakukan instalasi software bawaan Ubuntu termasuk GRUB boot loader. Tunggu beberapa saat hingga proses instalasi selesai. Setelah proses instalasi selesai, maka Ubuntu akan melakukan booting.
    Tampilan Booting Awal Ubuntu
  28. Setelah proses booting selesai, akan muncul tampilan seperti gambar dibawah. Isikan password lalu tekan enter.
    Tampilan Login Ubuntu
  29. Inilah tampilan desktop Linux Ubuntu.
    Tampilan Desktop Ubuntu
Nah itulah cara instal Linux Ubuntu Lengkap, tentunya langkah-langkah di yang dilengkapi dengan gambar juga mampu memberi kemudahan bagi yang ingin menginstal Linux Ubuntu. Karena ini blog baru, jadi  mohon bantuannya untuk share jika artikel ini bermanfaat, kemudian artikel ini akan saya lanjutkan bagaimana cara menginstal Windows 7 lengkap dengan gambar sebagai sistem operasi yang paling populer di dunia. Semoga bermanfaat dan keep coding.

Cara Install Windows XP Lengkap Beserta Gambar

Cara Install Windows XP Lengkap Beserta Gambar. 
 Bagi sobat yang belum tahu cara Install Windows XP silahkan simak baik-baik artikel di bawah ini, Windows XP merupakan salah satu system operasi komputer yang masih banyak di pakai sampai saat ini karena Windows XP mudah dipakai dan lebih ringan cara kinerjanya dibandingkan dengan system operasi windows lainnya selain itu juga sebagai standarisasi dalam pembelajaran di sekolah-sekolah dan perguruan tinggi terutama di sekolah tingkat SMK.

Saat ini terdapat beberapa versi dari windows xp itu sendiri, diantaranya adalah: Windows XP Professional Edition, Windows XP Home Edoition, Media Center Edition, Tablet PC Edition, Starter Edition, Professional X64 Edition, Professional 64-bit Edition For Itanium.

Di sini saya akan memberikan panduan cara mudah install Windows XP lengkap dengan gambar.
Berikut lnagkah-langkah mudah cara meng install Windows XP :

1. Pastikan Anda sudah memiliki master windows yang ingin Anda install, biasanya master windows diperoleh saat Anda membeli Laptop atau PC Desktop satu paket dengan system operasi windows.

2. Langkah kedua adalah menyiapkan driver dari motherboard yang anda gunakan.

3. Atur BIOS terlebih dahulu sebelum Anda mulai meng install, atur agar prioritas bootingnya dimulai dari CD(DVD)-ROM.
caranya:
a. Masuk ke BIOS dengan menekan tombol Del, atau F1, atau juga F2.
b. Ubah pengaturan agar CD-ROM jadi urutan yang pertama kemungkinan pilihan ada dua jenis.
  • Menu First boot priority, second boot priority, dsb: Aturlah First boot priority ke CD-ROM, atur juga Second boot priority ke HDD0/HDD1.

Setting BIOS
  • Setelah mengatur BIOS selanjutnya simpan dengan menekan F10.
4. Setelah komputer Anda restart tunggu hingga muncul tulisan "Press any key to boot from CD...." Tekan Enter atau sembarang tombol agar komputer memproses CD installasi windows xp.

Press Boot CD Master

5. Selanjutnya akan muncul tampilan windows setup seperti screenshot bi bawah ini.

Windows Setup

6. Tunggu beberapa saat dan jangan tekan tombol apapun hingga muncul tampilan seperti pada gambar di bawah ini. Kemudian ada pilihan untuk melanjutkan Install Windows XP dan pilihan untuk memerbaiki Windows XP. Tekan Enter untuk meng Install Ulang Windows XP.

Install atau Repair Windows XP
7. Setelah Anda menekan Enter, kemudian akan muncul tampilan seperti di bawah ini, setelah itu tekan F8 untuk menyetujui proses install ulang windows.

Tampilah Lisensi Agreement
8. Selanjutnya akan di bawa ke halaman daftar partisi hardisk. Apabila Anda belum pernah partisi hardisk Anda, maka akan tampil drive C: saja. Namun apabila Anda pernah melakukan partisi pada hardisk Anda, maka Anda akan mendapati drive selain drive C: tergantung berapa partisi yang bi buat anda sebelumnya.

Halaman List Partisi
9. Untuk Install Windows Xp pilih drive C: kemudian tekan Enter. Jika Anda ingin partisi hardisk tekan tombol C, maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Halaman Partisi Hardisk
10. Masukan kapasitas yang ingin Anda buat. Jika kapasitas hardisk Anda 80GB dan anda ingin membuat 2 partisi maka tulislah dalam satuan MB bukan GB.

11. Setelah Anda mempartisi hardisk Anda, tekan Enter maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Pilihan Format Hardisk
12. Ada pilihan Format the partition using the NTFS file system (Quick) dan Format the partition using the NTFS file system. Pilah yang paling atas saja, maka akan di bawa ke halaman di bawah ini.

Pilihan Lokasi Install Windows XP
13. Setelah itu akan muncul pilihan drive yang ingin Anda akan install, pilih drive C: kemudian tekan Enter maka komputer akan melakukan format drive seperti tampilan di bawah ini.

Proses Format Hardisk Drive C:
14. Setelah selesai format kemudian windows akan menyalin file untuk proses install windows xp, terlihat tampilan seperti gambar di bawah ini.

Proses Menyalin Dari CD Master Ke Hardisk

15. Setelah selesai menyalin data, maka komputer akan merestart sendiri, atau Anda ingin mempercepat tekan Enter.

Restart Komputer
16. Tunggu sampai komputer restart dan jangan menekan sembarang tombol hingga muncul tampilan  logo windows seperti di bawah ini.

Logo Windows XP
17. Selanjutnya proses installasi windows xp akan di mulai, muncul layar seperti di bawah ini.

Proses install Windows XP
18. Anda tinggal menunggu selama proses installasi berlangsung hingga muncul tampilan seperti di bawah ini.

Halaman Setting Bahasa dan Regional
19. Langsung klik NEXT saja lalu muncul lagi tampilan seperti gambar di bawah ini.

Halaman Nama Dan Organisasi
20. Pada kolom nama dan organisasi isikan dengan nama Anda atau terserah Anda, setelah itu akan muncul halaman registrasi.

Halaman Registrasi
21. Masukan Serial Number Windows XP. Biasanya tertera pada cover master CD. Setelah berhasil maka akan muncul halaman admin dan pasword. Isikan sesuai dengan keinginan Anda. Selanjutnya klik Next dan akan muncul halaman tanggal dan waktu, Pilih GMT+7 untuk zona waktu.

Zona Tanggal dan Waktu
22. Setelah selesai maka akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Proses Install
23. Selanjutnya Anda tinggal menunggu 30 - 45 menit tergantung kecepatan processor komputer yang Anda pakai. Tunggu hingga muncul tampilan seperti di bawah ini.

Halaman Setting Network
24. Pada gambar di atas pilih Tysical Setting agar mudah dilanjutkan dengan klik Next maka akan di bawa ke halaman di bawah ini.

Pilihan Koneksi Domain
25. Jika Anda ingin menghubungkan komputer Anda dengan domain yang sudah Anda miliki maka isikan nama domain pada kolom yang sudah di sediakan. Pilih Radio Button jika tidak ingin menghubungkan dengan domain. Setelah itu klik Next.

26. Akan muncul tampilan halaman Display Setting. Tinggal klik Ok saja.

Adjust Screen
27. Maka Windows akan memunculken tampilkan optimal pada komputer Anda, pilih ok.

Setting Resolusi Monitor
28. Kemudian akan tampil Logo Windows XP.

Logo Windows XP
29. Selanjutnya Anda akan di bawa masuk ke halaman windows untuk pertama kalinya tinggal klik Next aja, terlihat pada gambar di bawah ini.

Microsoft Windows
 30. Selanjutnya akan muncul layar "Help protect your PC" Kemudian pilih "Not Right Now" lalu tekan "Next"

Help Protect Your PC
31. Kemudian komputer akan mengecek koneksi ke internet, seperti terlihat pada tampilan di bawah ini, pilih "Yes" lalu tekan "Next".

Koneksi Internet
32. Kemudian akan muncul halaman aktifasi windows lalu klik Next.

Aktifasi Widnows
33. Setelah itu akan muncul tampilan seperti gambar di bawah ini yang menunjuka pilihan untuk menambah pengguna komputer. Anda bisa memasukan beberapa pengguna yang akan mengakses komputer Anda. Namun jika satu akun sudah cukup, atau Anda meng install komputer untuk dipakai bergantian, cukup memasukan satu user kemudian klik Next.

34. Proses Installasi Windows XP selesai, kemudian akan muncul tampilan gambar seperti di bawah ini, klik "Finish", maka proses installasi selesai,....

Thank You
35. Selesai sudah Proses Installasi Windows XP, kemudian perlahan akan muncul tampilan selamat datang seperti di bawah ini.

Halaman Selamat Datang
36. Langkah terakhir tinggal meng install driver CD dari Motherboard, Sound, VGA, maupun driver pendukung perangkat Winwdows XP lainnya.

Halaman Desktop Windows XP
Demikianlah Langkah-langah Cara Install Windows XP Lengkap Dengan Gambarny.

Terimakasih Telah Berkunjung Ke Blog Saya Semoga Artikel Ini Bermanfaat,.... ^_^

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Free Web Hosting